Minggu, November 17, 2013

Artikel Tentang OSI 7 Layer | Network Layer

Apa yang dilakukan oleh 7 layer OSI ?







Network Layer

Lapisan jaringan atau Network layer adalah lapisan ketiga dari bawah dalam model referensi jaringan OSI.
Tugas utama dari layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain. IP, Internet Protocol, umumnya digunakan untuk tugas ini. Protocol lainnya seperti IPX, Internet Packet eXchange. Perusahaan Novell telah memprogram protokol menjadi beberapa, seperti SPX (Sequence Packet Exchange) & NCP (Netware Core Protocol). Protokol ini telah dimasukkan ke sistem operasi Netware. Beberapa fungsi yang mungkin dilakukan oleh Layer Network



  • Pengalamatan logis dan melakukan pemetaan (routing) terhadap paket-paket melalui jaringan.
  • Membuat dan menghapus koneksi dan jalur koneksi antara dua node di dalam sebuah jaringan.
  • Mentransfer data, membuat dan mengkonfirmasi penerimaan, dan mengeset ulang koneksi.
  • Membagi aliran data biner ke paket diskrit dengan panjang tertentu
  • Mendeteksi Error
  • Memperbaiki error dengan mengirim ulang paket yang rusak
  • Mengendalikan aliran
  • Menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan. Data pada layer ini berbentuk paket.

       Network Layer juga menyediakan layanan connectionless dan connection-oriented terhadap lapisan transport yang berada di atasnya. Network Layer juga melakukan fungsinya secara erat dengan Physical Layer (lapisan pertama) dan data-link Layer (lapisan kedua) dalam banyak implementasi protokol dunia nyata.

         Addressing dan routing adalah fungsi utama dari protokol network layer. Addressing memungkinkan komunikasi data antar host pada jaringan yang sama atau jaringan yang berbeda (pengalamatan secara logical). Internet Protocol version 4 (IPv4) menyediakan pengalamatan hirarkis untuk paket yang membawa data kita. Routing merupakan fungsi yang berrtanggung jawab membawa data melewati sekumpulan jaringan dengan cara memilih jalur terbaik untuk dilewati data.



 Gambar 1. Pengalamatan IP secara Statis




Gambar 2. Daftar Alamat IP beserta MAC Addressnya


Skema IP Address

IP Address terdiri 32 bits.




32 bit dibagi menjadi 4 bagian setiap bagian terdiri dari 8 bit.




Untuk kemudahan dikonversi menjadi desimal.




Addressing
Misalkan kita mempunyai IP Address 172.16.16.12/18, berapakah Subnet Mask, Network Address, Broadcast Address dan banyaknya IP Host ?

IP : 10101100.00010000.00|010000.00011000
Subnet Mask : 11111111.11111111.11|000000.00000000
255 . 255 . 192 . 0
Network Address : 10101100.00010000.00|000000.00000000 (IP AND Subnet)
172 . 16 . 0 . 0
Broadcast Address : 172 . 16 .00|111111.11111111
172 . 16 . 63 . 255

Banyaknya IP Host : 172.16.0.1 s/d 17.16.63.254
Network Address adalah alamat yang mengacu pada jaringan.
Broadcast Address adalah alamat khusus yang digunakan mengirim data ke semua host yang ada dalam suatu jaringan.

Subnetting versi CIDR (Classless Inter-Domain Routing)

Subnetting adalah teknik memecah suatu jaringan besar menjadi jaringan yang lebih kecil dengan cara mengorbankan bit Host ID pada subnet mask untuk dijadikan Network ID baru.Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar pada empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.


Tabel di bawah ini merupakan subnet mask yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting.


Misalkan kita mempunyai IP 192.168.1.0/26. Itu berarti IP tersebut berada pada kelas C dengan subnet mask /26


Untuk dapat melakukan subnetting, kita hitung dulu berapa Jumlah Subnet, berapa Host per Subnet dan berapa Blok Subnetnya. Setelah itu kita buat IP Tabelnya.

Rumus :
Jumlah Subnet = 2x
Dimana x = banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask, 2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A.

Jumlah Host per Subnet = 2y – 2
Dimana y = banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet mask, 2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A.

Blok Subnet = 256 - (nilai oktet terakhir subnet mask)
Penyelesaian :
Jumlah Subnet = 2x = 22 = 4 subnet -> berarti 4 kolom pada IP Tabel
Jumlah Host per Subnet = 2y-2 = 26-2 = 64-2 = 62 host -> banyaknya IP Client

Blok Subnet = 256-192 = 64 blok -> batasan subnet



Contoh dari Network layer:
B-router


Network components:
* Brouter
* Router
* Frame Relay Device
* ATM Switch
* Advanced Cable Tester

Protocols:
* IP; ARP; RARP, ICMP; RIP; OSFP;
* IGMP;
* IPX
* NWLink
* NetBEUI
* OSI
* DDP
* DECnet


Download Artikel diatas via .pdf

0 komentar:

Posting Komentar

Pengen Usaha?? modal kecil tp hasil besar!!

Pengen Usaha?? modal kecil tp hasil besar!!
beli pulsa 11.000 tp cuma dapat 10.000 1000 nya kemana?? udh brapa kali buang duit 1000 waktu beli pulsa?? trus mau sampai kapan buang duit 1000 tiap beli pulsa?? ingin hemat?? 1000x selamanya?? bisa jg beli pulsa 8000 tp dapatnya 10.000.. ingin tau rahasianya?? !!_INBOX_!!

Komputer Jaringan

  • Cara Membobol Winbox
  • Installasi Windows Dengan FlashDisk
  • CMOS Dan Bunyi Beep Pada Komputer
  • Monitor Tidak Menampilkan Gambar (Blank)
  • Mengatasi Register IDM Full Version
  • Resetter Printer Epson T10 Dan T11
  • Download Windows 7
  • Mengatsai Pesan NTLDR Pada Windows
  • About Windows 7 Ultimate
  • Mempercepat Koneksi Mozilla Firefox
  • 10 Virus Komputer Berbahaya Didunia
  • Cara Mengatasi NetCut Dengan Anti NetCut
  • Memutus Jaringan Menggunakan NetCut
  • Mengupgrade Windows Xp Ke Windows 7
  • Cara Mempercepat Koneksi Internet
  • Membuat Windows Vista Menjadi Genuine
  • Trik Internet Gratis Telkom Flexi
  • VMware Workstation
  • Trik Internet Gratis Telkom Flexi II
  • Sejarah Internet
  • Perkembangan Processor
  • Membuat Anti Virus
  • Keunggulan Dan Kelemahan Windows 7
  • Komponen - Komponen Pada Motherboard
  • Permasalahan Pada Komputer Dan Cara Mengatasinya
  • Membuat Windows 7 Menjadi Genuine
  • Posting Blog Menggunakan Microsoft Word
  • Istilah - Istilah Di Internet
  • Mempercepat Kinerja Windows 7
  • Mempercepat Kinerja Windows 7 II
  • 20 Tools Untuk Membersihkan Komputer
  • Mencegah Virus Menular Melalui Flashdisk
  • 10 Aplikasi Linux (Free Download)
  • Macam - Macam Distro Linux
  • Perbandingan Jenis - Jenis Windows 7
  • Membuat Blog Di Microsoft Word
  • Membuat Windows 7 Home Basic Menjadi Ultimate
  • Membuat VirusYang Dapat Merestart Windows
  • Membuat Virus Menggunakan Notepad
  • Membasmi Virus Yang Paling Ampuh
  • Mengaktifkan Show Hidden File Saat Terkena Virus
  • Mengembalikan Data Ynag Terhapus
  • Membuat Windows 7 Home Basic Menjadi Professional
  • Membuat Windows 7 Home Basic Menjadi Starter
  • Membuat Windows 7 Home Basic Menjadi Home Premium
  • Blogroll Anda Bisa Menghasilkan Uang
  • 138 Tips Permasalahan Pada Windows
  • 10 Tools Untuk Mengoptimalisasi Situs Di Serch Engine
  • Cara Membuat Virus
  • Aplikasi Jaringan LAN
  • Aplikasi Jaringan LAN (Net Meeting)
  • Keuntungan Dan Kerugian Topologi Jaringan
  • Perintah CMD
  • Perintah di Linux
  • Installasi OpenSuse 11.1
  • Installasi Windows XP
  • Pngertian BIOS
  • Sejarah Komputer
  • Pengertian EPROM
  • Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Menginstall Windows
  • Pengertian DRAM
  • Command Dasar Linux
  • Input/Output
  • Fungsi Memory
  • Random Access Memory (RAM)
  •